special post
Showing posts with label special post. Show all posts

August 12, 2022

A Self-Fulfilling Prophetrip

I was having a virtual catch up session with my college friends on a late April night when I mindlessly said that I really wanted to travel to Europe. The world has been slowly entering an endemic, so I thought I could have my annual overseas holiday again anytime soon, though I wasn't quite sure if it was already safe enough or not, and who the heck would be willing to accompany me anyway.

Until I realised that Amindari aka Cici was still in the Netherlands to pursue her master's degree -- in fact she's still there now that I'm publishing this story. Not to mention a couple of lecturers back from my uni days currently having their doctoral studies, and a few colleagues who just moved to work there. Solo travel to Europe suddenly felt highly possible. And so I bought flight tickets to Amsterdam a week after to depart in two months, with a mindset that I did this to mainly visit friends. 

Without me knowing, this would become a self-fulfilling prophecy.

May 13, 2017

Chasing Yoko Shimomura: Kingdom Hearts Orchestra World Tour

Something spectacular happened last week in the honor of celebrating Kingdom Hearts series' 15th anniversary!

Pada Minggu 7 Mei 2017 lalu, saya dan sepupu saya bareng-bareng nonton Kingdom Hearts Orchestra World Tour di Singapura. Konser tersebut adalah konser official musik-musiknya Kingdom Hearts (dan world tour concert perdananya juga!). I never thought I would go to Singapore again this quick for another concert, considering the fact that I barely went to Singapore for Distant Worlds concert last December (click here to read the story). But there I was in the concert hall, completely enjoying the moment, nggak nyesel sama sekali telah merelakan segenap uang tabungan dan meninggalkan skripsi sejenak demi..

KETEMU YOKO SHIMOMURA!

October 5, 2016

This is Your Work


It’s actually eight, but for me, it started nine months ago.

Ketika pertama kali mendapatkan tawaran untuk bergabung dalam laskar ini, bingungnya bukan main. Will it be a yes, or will it be a no? Baik mengiyakan maupun menidakkan sama-sama berdampak besar, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Untuk pada akhirnya bisa menjawab siap, saya harus terlebih dahulu konsul ke delapan orang dari berbagai kalangan; teman seangkatan, junior, senior, alumni, sampai dosen. Sebagian menyarankan tidak, sebagian menyarankan ya, sementara sebagian lainnya.. memutuskan untuk membuat saya makin bingung dengan malah memberikan saran diplomatis.

Sebingung itu? Jelas. Ini adalah laskar berskala besar. Taruhannya banyak—waktu, tenaga, pikiran, segala agenda yang telah disusun apik untuk setahun ke depan, dan zona nyaman. Belum lagi beragam keraguan macam “will I be able to do this” atau “am I eligible enough to be trusted with such huge responsibility” yang sedikit banyak menghantui.

But in the end, after much consideration, I decided to accept the offer.

Dan semuanya pun dimulai.

January 5, 2015

Untuk Kresenbud Yahud

Thank God 2014 is finally over.

Secara keseluruhan, tahun 2014 bisa dibilang bukan merupakan tahun yang menyenangkan buat saya. Karena berbagai hal, ada banyak tekanan, kegelisahan, dan ketidaknyamanan yang saya rasakan selama setahun kemarin. Those feelings are surprisingly so powerful that they still linger on me eventhough the 2014 itself has come to an end. Saya cuma bisa berharap saya nggak harus menjalani tahun 2015 ini seperti saya menjalani tahun 2014 kemarin.

Anyway, terlepas dari 2014 beserta segala ketaiannya, tentunya masih banyak hal-hal baik yang terjadi. Yang bikin saya tetep kuat dan sabar menjalani hari. 2014 actually made me learn a lot. Belajar betapa pentingnya berpegang teguh sama prinsip, belajar betapa berharganya punya rumah, keluarga, dan teman-teman untuk pulang dan bersandar, belajar bahwa hidup betul-betul penuh pilihan, dan belajar pentingnya jadi diri sendiri.

Saya bingung harus mulai dari mana, but here I go.

May 30, 2013

Between a Rock and a Hard Place

So.. Where should I begin?

By the way, this isn't a book or movie review.

Alhamdulillah semuanya berujung baik buat saya. Bulan kemaren rupanya berkah ilahi banget. Saya nggak tau harus ngomong kaya apa lagi karena saya bener-bener speechless. Saya nggak pernah menduga bisa dapet karunia sebegini luar biasanya, sampe-sampe saya pikir ngucapin hamdalah dan sujud syukur itu nggak ada apa-apanya buat ngucapin seberapa berterima kasihnya saya sama Allah. Maybe it sounds wrong but I really think that way. Sorry.

Saya masih inget gimana nenek saya langsung sujud syukur sambil nangis dan gimana Ibu, sambil meluk saya yang sesegukan, ngelus-ngelus punggung saya sembari bilang "Allah sangat sayang sama keluarga ini. Mama dan Papa, Eyang, Amih, om tante semua sangat bangga sama kakak".
© La Valse des Mots
Maira Gall