trip
Showing posts with label trip. Show all posts

August 12, 2022

A Self-Fulfilling Prophetrip

I was having a virtual catch up session with my college friends on a late April night when I mindlessly said that I really wanted to travel to Europe. The world has been slowly entering an endemic, so I thought I could have my annual overseas holiday again anytime soon, though I wasn't quite sure if it was already safe enough or not, and who the heck would be willing to accompany me anyway.

Until I realised that Amindari aka Cici was still in the Netherlands to pursue her master's degree -- in fact she's still there now that I'm publishing this story. Not to mention a couple of lecturers back from my uni days currently having their doctoral studies, and a few colleagues who just moved to work there. Solo travel to Europe suddenly felt highly possible. And so I bought flight tickets to Amsterdam a week after to depart in two months, with a mindset that I did this to mainly visit friends. 

Without me knowing, this would become a self-fulfilling prophecy.

November 11, 2018

The Turkish Delight

It took me a while to decide whether I should write in Indonesian or English. I honestly prefer Indonesian, since I am used to telling my traveling stories in my own native language. Gives me more flexibility to express my feelings and thoughts. Still, knowing that writing in English might be more helpful to wider audience, I chose English in the end. For this one.

Because I found it soooo hard to find legit information and reviews about Turkey! I had a Turkish holiday two weeks ago. Spent 8 days travelling around the country; visiting Istanbul, went all the way to Kudasasi, Selcuk, Kapadokya, Konya, Ankara, and back to the European side.

My mother and I initially planned to go on our own and use our self-made itinerary. We browsed and browsed and browsed, trying to arrange a solid travel plan. No luck. The major difficulty was finding a detailed, updated information about Turkey's public transportation, both inside and between cities. Since we did not want to take the risk of getting lost in our way, we ended up registering ourselves for a tour.

So.. with a sincere desire to share, I hope this post can be of use for anyone who is planning to travel to Turkey. And who knows may also change your mind to consider making Turkey your next holiday destination and not other countries! :)

December 14, 2017

Five Interesting Things About Hanoi

Xin chào!

That is the Vietnamese way of saying hello. Saya nggak tiba-tiba bisa bahasa Vietnam kok. I learned it from my trip to Hanoi. Yep, my colleagues and I did visit Hanoi two weeks ago! Saya pergi berenam bareng sahabat sepayung skripsi saya, Daniel dan Isol, beserta dua orang mahasiswa S3, plus pembimbing skripsi saya juga. Kami pergi dari Jakarta tanggal 27 November dan pulang lima hari kemudian. Kalau ada teman-teman yang tanya kenapa line up orang-orangnya akademis banget, that's because we went to Hanoi to attend an international psychology conference!

Singkat cerita, saya dapat kesempatan untuk dibimbing pengerjaan skripsinya sama seorang dosen yang luar biasa kece. Kayaknya saya harus bikin post terpisah kalau mau nyeritain betapa kecenya beliau dan betapa seru-nya riset dibawah bimbingan beliau. One of  her "terms and conditions" was that as her supervised student, I had to get my undergraduate thesis slash research published in an international or national scientific journal OR presented in an international conference.

So, there I was in Hanoi with Daniel and Isol; menepati janji. Setelah menggabungkan skripsi masing-masing jadi satu research paper yang komprehensif, kami diarahkan untuk submit abstrak ke salah satu konferensi internasional milik IAAP, International Association of Applied Psychology, yang kebetulan diselenggarakan di Hanoi. Alhamdulillah ternyata abstraknya diterima dan kami dapat undangan untuk presentasi! Jadilah kami semua berangkat. It was our first time attending an international conference, so we were very excited.

May 13, 2017

Chasing Yoko Shimomura: Kingdom Hearts Orchestra World Tour

Something spectacular happened last week in the honor of celebrating Kingdom Hearts series' 15th anniversary!

Pada Minggu 7 Mei 2017 lalu, saya dan sepupu saya bareng-bareng nonton Kingdom Hearts Orchestra World Tour di Singapura. Konser tersebut adalah konser official musik-musiknya Kingdom Hearts (dan world tour concert perdananya juga!). I never thought I would go to Singapore again this quick for another concert, considering the fact that I barely went to Singapore for Distant Worlds concert last December (click here to read the story). But there I was in the concert hall, completely enjoying the moment, nggak nyesel sama sekali telah merelakan segenap uang tabungan dan meninggalkan skripsi sejenak demi..

KETEMU YOKO SHIMOMURA!

December 30, 2016

Reviewing 2016


Salah satu teman saya, Bianda, ngepost foto di akun Instagramnya (@biandarwr) kemarin malam. In the caption, she said that this year was like playing an awesome RPG. Despite numerous challenges and hardships she had to face along the way, the prize she got from each quest is what makes this year "the most valuable year ever". I must say I second the motion.

Tahun ini LUAR BIASA. Sampe saya tulis pake huruf kapital loh itu. Sure, this year got me beaten up like shit, but there were also abundant blessing in any form imaginable I'd never thought God would so generously give to me. Tahun ini juga merupakan tahun yang penuh tantangan. I was completely fired up like never before.


I started this year with an unforgettable Japanese trip. Saya nggak perlu lagi ceritain gimana seru, berkesan, dan menyenangkannya perjalanan tersebut karena saya udah pernah ulas di post sebelumnya (yang bahkan saya bikin sampe tiga bagian). Saya kangen banget sama Jepang. I'm missing Japan everyday. Beberapa hari yang lalu, saya sampe bisa-bisanya mimpi pergi ke Hokkaido lihat pelangi sama air terjun, terus ketemu tiga cowok Jepang ganteng. Emang enggak jelas. 


Kemudian.. magang di pertengahan tahun. Kegiatan magang ini sebenernya udah direncanakan, tapi sangat nggak terduga, soalnya saya magang.. di Jakarta. There's nothing special with doing internship in Jakarta, really. Masalahnya, seumur hidup, saya nggak pernah pengen (dan membayangkan) kerja di Jakarta. Saya pengennya kerja di Bandung. Saya nggak suka Jakarta yang macet, panas, dan nggak bersahabat. Ditambah lagi, kegiatan magangnya dilaksanakan pas bulan ramadhan. Mana mau saya sahur dan buka puasa sendirian di kosan?

Ujung-ujungnya dijabanin juga.

December 9, 2016

Reaching Distant Worlds

Sawadee ka!

Halo semuanya! Pada kesempatan kali ini, saya mau ceritain pengalaman spesial saya.. yang mungkin udah bisa ketauan dari judul postnya sendiri, sih. Yap, saya baru aja nonton Distant Worlds: Music from Final Fantasy Concert di Singapura pada 3 Desember 2016 kemarin! Lalala ulalala banget senangnya hatiku turun panas demamku deh.

Bagi teman-teman yang nggak ngeh Distant Worlds itu apa, here's a quick summary. Distant Worlds adalah salah satu konser official musik-musiknya Final Fantasy. Konser ini udah ada sejak 2007 dan digelar di berbagai negara, misalnya di Amerika, Prancis, Jepang, Swedia, Kanada, Inggris, Australia, dan lainnya--termasuk Singapura. Nah, Distant Worlds terakhir kali menjejakkan kakinya di Singapura tujuh tahun lalu. Terus tahun ini mereka akhirnya ke Singapura lagi for the first ever after seven years!


February 5, 2016

Experiencing Japan: Part 3

Day 4: Kamis, 28 Januari 2016

Hari keempat! Diawali dengan sarapan di hostel yang mengenyangkan dan dobel enaknya (karena gratis), saya dan Izzati pergi naik bis ke destinasi pertama kami hari ini, yaitu Kinkaku-Ji atau Golden Temple. Saya dan Izzati makan dango di Kinkaku-Ji! Akhirnya kesampean juga bm saya makan dango! Salah satu hal yang bikin Kyoto mantap adalah kedai jajanan tradisional di kota ini, terlebih di sekitar kuil yang jadi objek wisata, ada banyak banget. Di jalan keluar dari Kinkaku-Ji, banyak stand penjual makanan yang bisa dijadiin oleh-oleh. Terus orang Jepang itu nggak pelit bagiin sampel makanan! Saya ditawarin sampel kacang berbalut wasabi (yang akhirnya nggak saya makan karena saya emang nggak doyan wasabi) dan dango rasa teh hijau. Enak syekali sis dan bro. Saya dan Izzati kemudian beli dango buat ngemil di jalan sekaligus buat oleh-oleh ayah serta ibu di rumah. Seisi rumah saya doyan oleh-oleh dango ini btw, termasuk Ayah yang lidahnya sangat enggak Jepang, so dango-nya emang beneran enak.

Destinasi kedua kami adalah, tak lain dan tak bukan, Kiyomizu-dera! Setelah dari Kinkaku-Ji, saya dan Izzati naik bis sampe Shijo Kawaramachi, terus naik bis lagi ke Gojozaka. Kami berdua nyasar lagi di sini. Waktu kami turun di Shijo Kawaramachi, kami bingung harus lanjut naik bis nomor berapa dan dari mana. Terus kami inisiatif nanya ke bapak-bapak petugas bis yang kebetulan ada di halte seberang jalan. Menurut beliau, kami harus jalan kaki ke halte E buat bisa naik bis yang dimaksud. Kami pun diinstruksikan buat nyebrang perempatan di depan, terus nanti belok kiri. Saya dan Izzati pun melangkah dengan mantap sesuai petunjuk yang dikasih petugas tersebut.

Tapi kok udah jalan lama nggak nyampe-nyampe..

Experiencing Japan: Part 2

Day 2: Selasa, 26 Januari 2016

Hari kedua! Seharian ini suhunya lebih hangat, sekitar 8 derajat di siang sampe sore. Lumayan lah ya naik dua derajat dibanding kemaren. Ditambah lagi saya juga udah terhabituasi, jadi rasanya nggak dingin bego banget kayak hari sebelumnya.

Agenda hari ini adalah pergi ke Ueno, lalu jalan-jalan seharian penuh di Harajuku dan Shibuya. Saya dan Izzati berangkat pukul 7.30 pagi ke stasiun dan tiba di Ueno sekitar setengah jam kemudian. Seperti biasa, beli sarapan di konbini, terus makan dengan tenang di Taman Ueno. Minuman yang kami beli pagi itu beneran susu dan bukannya yoghurt hohoho. Saya dan Izzati kemudian lanjut jalan ke destinasi selanjutnya sehabis sarapan, yaitu Tokyo National Museum.

Isi dari Ueno adalah museum dan museum dan museum dan museum. Mulai dari National Science Museum, Tokyo Metropolitan Art Museum, National Museum of Western Art, dan entah apa lagi, masih banyak banget. Saya dititipin pesan sama ibu saya, katanya kalo pergi ke negeri orang, saya harus ngunjungin museum nasionalnya. Jadilah saya masukin Tokyo National Museum ke dalam itinerary saya.

Experiencing Japan: Part 1

Halo semuanya!

Nggak terasa liburan awal tahun ini udah mau selesai lagi. Dibanding liburan tengah tahun kemaren, entah kenapa liburan saya kali ini kurang produktif. Saya males ngapa-ngapain, nggak ada minat sama sekali buat pergi keluar sekedar untuk jalan-jalan atau ketemu temen.. Padahal di rumah juga kesel karena super bosen. Nonton TV males, baca buku males, nulis males, lari pagi males.. Saya juga nggak ngerti saya kenapa.

Tapiiii liburan awal tahun ini nggak sepenuhnya membosankan! Atau nggak produktif. Karena minggu lalu, tepatnya tanggal 24-29 Januari 2016, alhamdulillah saya dan sister "Bayi Kadal" atau "Oscar Oasis" saya, Izzati, pergi ke Jepang dalam rangka melihat dunia sekaligus jalan-jalan nekad.

Bisa pergi ke Jepang adalah sebuah mimpi yang jadi kenyataan bagi saya pribadi. I've been wanting to go there my whole life. Sampe sekarang rasanya masih nggak percaya akhirnya bisa ke sana. Saya udah jatuh cinta sama Jepang semenjak masih bocah tengil. Saya suka budaya mereka--bahasa, komik, animasi (bahkan dulu saya pernah super freak sama hal ini, sekarang sih udah tobat ekekeke), lagu, game, pokoknya seeemuanya. Bisa pergi ke Jepang bener-bener sebuah blessing dan berarti banyak buat saya.

Nah, pada post kali ini, saya mau share tentang perjalanan saya dan Izzati selama lima hari penuh keliling Tokyo dan Kyoto. Banyak banget hal yang pengen saya ceritain (and yes, kalo temen-temen udah sering baca post saya yang dulu-dulu, "banyak banget hal yang pengen saya ceritain" means saya akan nyeritain semua hal mulai dari yang "penting banget" sampe yang "apa banget", dan berarti post ini akan jadi post yang super duper triple hyper panjang, bahkan bakal saya bagi jadi beberapa part). And this post may contain a lot of swearing (maafin anaknya emang suka ngomong kasar hehehe) jadi mohon disikapi dengan bijak ya. Saya harap tulisan ini bisa menyenangkan, menghibur, dan informatif untuk temen-temen yang baca!

August 24, 2015

Qu'est-ce que Tu Fais Pendant tes Vacances?


Aloha semuanya!! Sekarang saya lagi duduk di kasur sambil makan sundae polos yang dibeliin sama ayah. Saya masih nggak ngerti gimana ceritanya beliau bisa beli strawberry sundae tapi topping strawberry-nya malah nggak ada, tapi karena saya laper, saya makan aja.

Kadang saya suka mikir, buat apa juga ya nulis blog? Cerita tentang kehidupan sendiri? Kayak yang menarik aja buat orang lain. Tapi toh saya tetep nulis karena nulis itu seru. Saya juga sadar kalo deep inside, saya orangnya super cerewet. Saya suka banget nyeritain hal-hal kecil ke orang lain. Walaupun tentunya nggak sembarang cerita dan nggak sembarang orang, sih. Jadi ya.. sepertinya ini adalah salah satu cara saya buat memenuhi dorongan-dorongan itu, sekaligus menjaga supaya diri saya tetap waras. Syukur-syukur kalo sampe bisa bikin orang lain terhibur atau bahkan terinspirasi.

Saya memutuskan buat tobat setelah sadar bahwa tulisan blog saya agak suram selama beberapa bulan belakangan ini. Sekarang saya mau cerita tentang kegiatan (dan kegabutan) saya selama liburan aja.

April 3, 2012

Extraordinary Bali!

HALO SEMUANYA!! I'm insanely excited to write this post! Seminggu kemaren--tepatnya dari tanggal 27 Maret sampai 1 April 2012--gue dan temen-temen seangkatan sekolah karyawisata ke Pulau Dewata. Mau tau gimana serunya? Gue bakalan cerita selengkap mungkin. Tapi maaf ya kalo ceritanya rada nggak rapi, soalnya bener-bener bingung harus mulai dari mana! And since this post will be supremely long, please finish what you started!
© La Valse des Mots
Maira Gall